Sosialisasi Pelaporan Case Plan dan Pendidikan Kesetaraan di Lapas Pemuda Madiun
Madiun, – POJOKREDAKTUR.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti sosialisasi pelaporan
Rencana Pembinaan (Case Plan) Narapidana dan Program Pendidikan Kesetaraan yang
diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara virtual melalui
Zoom Meeting, Kamis (22/1).
Kegiatan
tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, Kepala Seksi
Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Kepala Sub Seksi Bimbingan
Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), serta staf Binadik, yang bertempat
di ruang teleconference Lapas Pemuda Madiun.
Sosialisasi
ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman seluruh Unit Pelaksana Teknis
Pemasyarakatan terkait mekanisme pendataan, pemetaan kebutuhan, serta pelaporan
pembinaan narapidana dan anak binaan, khususnya di bidang pendidikan kesetaraan
sebagai bagian dari Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) dan Asesmen
Risiko Narapidana (ISPN).
Program
pendidikan kesetaraan meliputi Paket A, Paket B, dan Paket C hingga jenjang
perguruan tinggi yang dilaksanakan secara bertahap berdasarkan pemetaan
kebutuhan pendidikan warga binaan. Program ini diharapkan mampu mendukung
peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mempersiapkan warga binaan dalam
proses reintegrasi sosial.
Kegiatan
sosialisasi ditutup dengan penguatan dari Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak,
Masjuno, yang menegaskan bahwa pelaporan Case Plan dan pelaksanaan program
pendidikan kesetaraan harus dilakukan secara konsisten, terukur, dan akuntabel
guna mewujudkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan.
Sementara
itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan bahwa sosialisasi
ini menjadi pedoman penting bagi jajaran dalam pelaksanaan pembinaan.
“Kami
berkomitmen mengimplementasikan pelaporan Case Plan dan program pendidikan
kesetaraan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan
mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat,” pungkasnya. (RED).


0 Komentar